Tyarka
Tyarka merupakan tradisi lisan masyarakat di Pulau Masela dan Kepulauan Babar Kabupaten Maluku Barat Daya, yang diwariskan secara turun-temurun.
Lihat DetailData cagar budaya, warisan budaya takbenda, tradisi, seni, kuliner, dan objek pemajuan kebudayaan Maluku.
Tyarka merupakan tradisi lisan masyarakat di Pulau Masela dan Kepulauan Babar Kabupaten Maluku Barat Daya, yang diwariskan secara turun-temurun.
Lihat DetailRofaer War, atau lebih dikenal sebagai Upacara Cuci Perigi, merupakan salah satu tradisi sakral masyarakat adat Negeri Lonthoir di Pulau Banda Besar, Kabupaten Maluku Tengah. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini dilaksanakan setiap 7–10 tahun sekali sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus upaya menjaga nilai-nilai adat, sejarah, dan spiritual masyarakat Banda.
Lihat DetailBangunan bersejarah peninggalan kolonial yang menjadi bagian penting lanskap sejarah Maluku.
Lihat DetailTari Maku-maku merupakan salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang berasal dari Pulau Seram, Maluku. Tarian ini telah diwariskan secara turun-temurun sebagai simbol persaudaraan, kebersamaan, dan penghormatan kepada leluhur.
Lihat DetailTari Seka Besar atau Ehe Lawn merupakan tarian tradisional masyarakat Masela yang berasal dari tiga negeri, yaitu Babyotan, Telalora, dan Iblatmumtah di Kabupaten Maluku Barat Daya. Dalam bahasa setempat, ehe berarti seka atau gerakan kaki (menendang), sedangkan lawn berarti besar. Karena itu, Ehe Lawn secara harfiah berarti Seka Besar, sebuah tarian yang menonjolkan gerakan kaki yang kuat, dinamis, dan penuh semangat.
Lihat DetailStruktur bersejarah peninggalan kolonial yang menjadi bagian penting lanskap sejarah Maluku.
Lihat DetailStruktur bersejarah peninggalan kolonial yang menjadi bagian penting lanskap sejarah Maluku.
Lihat DetailTais pet atau kain tenun Tanimbar merupakan sebuah kerajinan tradisional masyarakat Tanimbar. Masyarakat Tanimbar mengenal tenun Tanimbar dengan istilah Tais Pepete (Bahasa Yamdena dan Selaru) atau Bakan (Bahasa Fordata dan Sera). Tais atau bakan memiliki arti sarung, yang biasa dikenakan oleh Perempuan. Jika dibuat dari benang kapas disebut alisin, dan dari serabut lontar disebut bakan aloan (Drabbe, 1981).
Lihat DetailPoya merupakan seni pahat perahu tradisional masyarakat Desa Ibalatmumtah, Pulau Masela, Kabupaten Maluku Barat Daya. Bagi masyarakat setempat, Poya bukan sekadar alat transportasi, melainkan simbol kehidupan, perjalanan leluhur, dan identitas budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Lihat Detail