Transparan
Keterbukaan dalam menyampaikan informasi dan menjalankan pelayanan kebudayaan.
TOMA, singkatan dari "Katong Maluku" atau Kami Orang Maluku, memiliki makna mendalam. Dalam bahasa Maluku, "Toma" berarti "maju" atau "berjuang", melambangkan semangat Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku Maluku dalam memajukan kebudayaan Maluku.
Visualisasinya adalah anak laki-laki berusia sekitar 12 tahun, berkulit sawo matang, rambut ikal pendek hitam pekat, selalu tersenyum ramah, dan terbuka. TOMA juga menjadi akronim profesional yang mewakili nilai Transparan, Objektif, Melayani, dan Akuntabel.
Keterbukaan dalam menyampaikan informasi dan menjalankan pelayanan kebudayaan.
Penyampaian informasi secara netral, tepat, dan berdasarkan fakta kebudayaan.
Pelayanan publik yang bertanggung jawab, dapat dipercaya, dan berpihak pada masyarakat.
Setiap elemen busana dan perlengkapan TOMA membawa identitas, keberanian, serta nilai budaya masyarakat Maluku.
Atribut merah khas Cakalele yang menegaskan identitas budaya Maluku dan semangat penyambutan.
Warna cerah dengan logo TOMA yang memperkuat citra ramah, mudah dikenali, dan komunikatif.
Elemen busana khas Cakalele yang membawa kesan berani, energik, dan dekat dengan tradisi Maluku.
Melambangkan kesiapan TOMA untuk bergerak, menjelajah, dan hadir dalam ruang edukasi kebudayaan.
Terompet kerang laut yang menjadi penanda peristiwa, alat musik, dan simbol penjelajahan warisan budaya Maluku.
Atribut Cakalele yang melambangkan keberanian, kesiapsiagaan, dan perlindungan dalam tradisi budaya Maluku.
TOMA membantu menyampaikan informasi tentang kebudayaan Maluku kepada masyarakat luas.
TOMA menjadi identitas visual Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku yang kuat dan mudah dikenali.
TOMA membantu mengenalkan budaya Maluku melalui penyajian yang menarik dan komunikatif.
TOMA merepresentasikan karakter, pakaian, atribut, dan nilai budaya masyarakat Maluku.
Tujuan utama pembuatan TOMA adalah menjadi sarana branding yang menarik bagi Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku Maluku sekaligus media penyebaran informasi kebudayaan Maluku yang efektif dan komunikatif.
Karakter TOMA merupakan identitas visual Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku. Nama, desain karakter, ilustrasi, atribut visual, dan materi turunannya digunakan untuk mendukung komunikasi, edukasi, dan promosi kebudayaan Maluku.
Informasi pada section ini masih menggunakan data dummy dan akan diperbarui berdasarkan dokumen resmi.
Dokumen resmi akan ditampilkan setelah tersedia. Referensi saat ini: Dokumen Dummy Perlindungan TOMA.
Bentuk wajah, ekspresi, busana, pose, dan keseluruhan identitas visual karakter TOMA.
Nama TOMA sebagai identitas resmi maskot lembaga.
Ilustrasi digital, poster, publikasi, materi edukasi, dan media komunikasi yang menampilkan karakter TOMA.
Komposisi visual TOMA yang menggunakan atribut budaya Maluku sebagai bagian dari desain karakter.
Penggunaan karakter TOMA untuk publikasi, kegiatan, materi komersial, modifikasi visual, reproduksi, atau penggunaan oleh pihak lain harus mengikuti pedoman dan memperoleh persetujuan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Maluku.