Pemerintah dan masyarakat Negeri Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, kembali menggelar Atraksi Abda’u dan Kaul Negeri Tulehu.
Atraksi Abda'u ini dilakukan dengan cara, ratusan pemuda dengan sekuat tenaga memperebutkan sebuah bendera bertuliskan huruf arab "Lailaha ilallah muhammadarrasulullah" (Kami bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah). Bendera hijau berenda benang kuning emas itu diikatkan ke tongkat yang terbuat dari kayu nani sepanjang 2 meter. Filosofis dari warna hijau pada bendera melambangkan kesuburan dan kuning melambangkan kemakmuran.
Tradisi tahunan ini dibuka oleh Gubernur Maluku yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., LLM, dengan pekikan takbir “Allahu Akbar, Allahu Akbar sekalgus melepas Askar Abdau ” (Jumat, 10 Dzulhijjah 1446 Hijriah atau bertepatan dengan 6 Juni 2025.)
Dalam sambutannya, Gubernur Maluku menekankan pentingnya pelestarian Tradisi Abda’u sebagai bagian dari kearifan lokal yang menjadi kekayaan budaya masyarakat Maluku. Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa Abdau bukan sekedar serimonial melainkan sebuah instrument budaya yang kaya akan syareat dan nilai Islam, sosial budaya, semangat kreatifitas, penguatan identitas, pengabdian masyarakat serta pelestrian warisan leluhur. Dalam semangat orang basudara beliau mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya generasi muda memahami kebesaran jiwa serta kepatutan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS terhadap Ilahi Rabbi diharapkan menjadi teladan bagi kita semua.
#KementerianKebudayaan #PemajuanKebudayaan
Tradisi Atraksi Abda'u dan Kaul di Negeri Tulehu